Hidup Pasca Kuliah
Bisa dibilang tahun 2016 adalah tahun dimana saya banyak mengeluarkan airmata. Kenapa? Hal ini dikarenakan saya belum juga mendapatkan pekerjaan di enam bulan setelah saya lulus. Mungkin bagi sebagian orang, hal ini bukanlah masalah yang besar, tapi bagi saya.. Ya begitulah. Bulan Juli 2016, saya akhirnya memutuskan untuk menjadi guru honorer Bahasa Inggris di sebuah SD Negeri. Menjadi seorang guru bukanlah passion saya, selain itu saya tidak memiliki bakat dasar menjadi seorang guru (saya awkward dan kaku sekali dalam mengajar anak-anak huhu). Tapi saya berpikir mungkin hal tersebut akan muncul setelah beberapa bulan saya mengajar. Enam bulan berlalu dan di enam bulan itu pula saya berusaha menguatkan diri saya sendiri untuk bertahan menjadi guru sampai saya mendapat pekerjaan baru. Di enam bulan itu pula, saya harus bertahan dengan tekanan yang semakin lama semakin terasa melelahkan. Di enam bulan itu, minat saya untuk melamar pekerjaan semakin menurun karena tekanan yang da...