Terburu-Buru
Setiap dari kita pasti pernah mengalami masa dimana kita melakukan sesuatu secara terburu-buru. Terburu-buru berangkat sekolah. Terburu-buru memakai baju. Terburu-buru memasak. Kadang, hasil dari sesuatu yang terburu-buru itu tidak maksimal. Selalu saja ada yang terlupa. Entah buku tulis yang tertinggal, baju yang terbalik saat dipakai, atau lupa memasukkan garam ke masakan. Pasti selalu ada saja yang tertinggal. Memang tidak selalu, tetapi intensitasnya sering. Begitu pun saya, terburu-buru menyimpulkan sesuatu. Bahwa dia adalah " the one" yang selama ini saya tunggu. Begitu terlenanya saya dengan apa yang dunia sajikan, sehingga lupa melibatkan Allah swt dalam banyaknya langkah. Saya yang begitu egois justru hanya melibatkan Allah swt tatkala saya berdoa tentangnya di setiap sujud dan meminta Allah untuk menjadikannya jodoh terbaik saya. Saya terbawa arus perasaan yang begitu deras kepadanya sampai saya melupakan diri saya sendiri. Begitu pentingnya...