Filosofi Mengendarai Motor

Selamat pagi, siang, sore, malam! Disesuaikan aja ya sama saat kamu baca tulisan ini hehe.

Yup, judulnya agak aneh sih dan mungkin dipikiran kalian 'ugh so deep'. Tapi ga kok, ini cuma pemikiran sederhana saya aja saat ga ada kerjaan.

Sebutlah motor yang saya kendarai itu sebuah motor matic berwarna biru. Di lengkapi dengan helm berwarna senada bermotif bunga-bunga. Entah sejak kapan saya menyadari bahwa mengendarai motor itu asik banget. Kenapa asik? Mengendarai motor itu bisa selap-selip dan menghemat waktu juga. Selain itu saya merasa keren aja saat mengendarai motor. By the way, postingan saya kali ini sangat random, jadi mohon maklum ya hahaha.

Saya bukan tipe pemikir keras maupun yang ga mikir sama sekali. Kata abang Saipul Jamil sih, yang sedang-sedang saja. There's this saying that you can learn something new from every second of action you do (ga ding, ini mah kata-kata saya aja ngasal). I think that applies to me. Kadang-kadang saat mengendarai motor, tiba-tiba suka terlintas dipikiran tentang hubungan antara hidup dengan mengendarai motor. Random kan?

Pertama kali saya memikirkan tentang filosofi motor ini saat saya sedang mengerem motor dikala lampu merah atau ada kendaraan lain di depan saya. Bayangin deh, hidup itu mirip kayak mengendarai motor ga sih? Kehidupan kita pasti ga selalu lurus-lurus aja. Pasti ada hambatan atau masalah yang kadang membuat kita stuck di situ aja untuk sesaat. Ya toh? Anggap aja si lampu merah atau kendaraan lain itu adalah masalah yang saya hadapi. Di kala saya lagi jalan lurus-lurus aja, eh si lampu merah nyala. Otomatis saya harus berhenti sebentar dengan mengerem motornya kan. Walau pun saya bisa menerobos lampu merah, pasti kena tilang sama pak polisi (kalau ada polisi ya--anggap aja ada deh). Atau ibaratnya, saya ga boleh lari dari masalah saya, kalau saya ga mau kena tilang dari pak polisi. Kena tilang dari polisi itu mungkin sama seperti peringatan buat saya bahwa saya harus selesaikan dulu masalah saya baru saya boleh jalan lagi. Saat berhenti di lampu merah itu saya (secara tidak sadar) diajarkan untuk bersabar dan berpikir untuk mencari jalan keluarnya. Di lampu merah, saya ga bisa terus stuck di situ aja. Saya harus jalan saat lampu hijau menyala. Bayangin aja kalo saat lampu merahudah berubah jadi lampu hijau, masa  iya saya ga mau jalan? Nanti ga akan sampai ke tujuan dong? Begitu pun dengan hidup.

Ga semua jalanan itu bagus, beraspal mulus kayak di pusat kota. Akan ada saatnya saya melewati jalan yang berkelok, jalan bebatuan, jalan licin, dan sejenisnya. Kalau saat saya melewati jalanan tersebut memacu motor dalam keadaan ngebut, kemungkinan untuk jatuh karena ga seimbang pasti makin besar. Jalanan itu kayak cobaan buat saya, kalau saya terburu-buru melewati cobaan itu tanpa berpikir bagaimana jalan keluar yang baik, dapat dipastikan saya akan 'jatuh'. Intinya sih, be calm saat menghadapi banyak cobaan. 

Last but not least, saat kita mengendarai motor sudah seharusnya sebagai pengendara yang baik kita harus mematuhi peraturan lalu lintas bukan? Pasti kalian tau kan garis stop putih di setiap lampu lalu lintas? Garis itu memberi batas antara kendaraan bermotor dan zebra cross untuk pejalan kaki menyeberang jalan. Saya sadar banget kita itu harus menghormati hal-hal kecil seperti memberi kesempatan pejalan kaki untuk menyeberang dengan tidak melewati garis putih. Dari hal-hal kecil seperti itu kita bisa lebih menghargai dan menghormati hal-hal yang lebih kompleks lagi. Sebenarnya, peraturan lalu lintas itu dibuat ga lain untuk keuntungan pengguna kendaraan juga ga sih? Kalau menurut saya sih iya. Maka, kita bisa mulai belajar untuk menghargai orang lain dan untuk tidak melukai orang lain ya, dear pengendara. 

Memang ga banyak sih filosofi mengendarai motor ala saya. Tapi ke-random-an yang muncul dalam pikiran saya kadang-kadang bikin mikir sendiri juga sih. Dari hal-hal kecil aja sebenernya kita bisa banyak ambil pelajaran, walau pun sederhana banget. 

Semoga kita menjadi pengendara-pengendara motor yang taat peraturan dan semoga nyambung dan bermanfaat ya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Entah

Bloom & Fall